Sambirobyong Spectafest 2026, Wujud Kebersamaan Warga Rayakan Kemerdekaan

Kades Sambirobyong Gus Munip

TULUNGAGUNG, TajamPena.id – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, tahun ini berlangsung dengan cara yang berbeda. Bukan sekedar seremoni, desa tersebut menyulap momentum kemerdekaan menjadi pesta rakyat yang memadukan budaya, kreativitas dan hiburan modern dalam tajuk Sambirobyong Spectafest 2026.
Digelar selama dua hari, Jumat-Sabtu (4-5 September 2026), kemeriahan PHBN di Sambirobyong mampu menarik perhatian ribuan warga. Dari malam cek sound hingga karnaval budaya dan parade sound horeg, atmosfer perayaan kemerdekaan terasa hampir di setiap sudut desa.
Rangkaian acara dibuka Jumat malam. Sejak pukul 19.00 WIB, warga mulai berdatangan untuk menyaksikan sesi cek sound. Deretan perangkat audio yang dipersiapkan para peserta menjadi salah satu magnet tersendiri bagi masyarakat.
Sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur karnaval mendadak berubah menjadi panggung terbuka. Warga berdiri berjajar di sepanjang rute, mulai dari kawasan Pasar Desa Sambirobyong hingga Perempatan Alfamart sebagai titik akhir.
Sembilan lembaga pendidikan dari jenjang PAUD, TK, RA, MI hingga sekolah dasar turut ambil bagian. Anak-anak tampil mengenakan beragam kostum kreatif, busana adat hingga pakaian bertema seni dan kebudayaan.

Bagi masyarakat, karnaval tersebut bukan hanya tontonan. Kreativitas para pelajar sekaligus menjadi gambaran bagaimana semangat kemerdekaan diperkenalkan kepada generasi muda melalui cara yang menyenangkan.
Usai karnaval budaya, denyut kemeriahan kembali meningkat saat parade sound horeg dimulai.
Sebanyak 34 kontingen yang mewakili dusun maupun lingkungan RT tampil dengan karakter masing-masing. Kendaraan dihias sedemikian rupa, perangkat suara ditata, sementara para personel menunjukkan kekompakan sepanjang parade.
Gemerincing ornamen, dentuman musik dan iring-iringan peserta membuat suasana desa semakin semarak. Ribuan pasang mata pun tertuju pada parade yang menjadi salah satu magnet utama Sambirobyong Spectafest 2026 tersebut.
Di balik kemegahan hiburan itu, Pemerintah Desa Sambirobyong menempatkan semangat persaudaraan sebagai pesan utama kegiatan.
Kepala Desa Sambirobyong, Gus Munip, mengatakan bahwa pesta rakyat tersebut sengaja dirancang bukan hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Gus Munip (Istimewa)

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana kemerdekaan yang dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi fondasi utama kesuksesan acara ini,” ujar Gus Munip.
Menurutnya, suksesnya kegiatan tidak lepas dari keterlibatan berbagai elemen desa. Panitia, perangkat desa, lembaga pendidikan hingga masyarakat turut mengambil peran dalam mempersiapkan seluruh rangkaian acara.
Apresiasi pun disampaikan kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong sehingga Sambirobyong Spectafest 2026 dapat berlangsung meriah.
Lebih jauh, Gus Munip berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perayaan HUT Kemerdekaan tahun ini. Ia ingin Sambirobyong Spectafest dapat berkembang menjadi tradisi tahunan yang terus mempertemukan warga dalam suasana kebersamaan.
Sebab, di tengah hiruk-pikuk hiburan dan kemeriahan parade, ada pesan yang jauh lebih penting: kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dari lingkungan paling dekat—desa dan masyarakatnya.
Sambirobyong telah menunjukkan bahwa pesta kemerdekaan bisa menjadi ruang bertemunya budaya, kreativitas generasi muda dan keguyuban masyarakat dalam satu panggung.
Dan tahun ini, panggung itu bernama Sambirobyong Spectafest 2026.(ndra)

Baca Juga:  Harmoni Beringin: Saat "Anggungan" Perkutut Meluluhkan Sekat Politik di Tulungagung