TERUNGKAP, INI JUMLAH TOTAL JALAN RUSAK DI TULUNGAGUNG
Tulungagung-tajampena.id. Jalan rusak masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah, terlebih di kabupaten Tulungagung. Beberapa hari yang lalu, terungkap fakta tentang jalan rusak yang menjadi sorotan. Hal ini terungkap saat Pejuang Gayatri melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Tulungagung pada Senin, 6/10 lalu. Salah satunya mereka berorasi tentang jalan rusak di sejumlah kecamatan yang belum tertangani.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Agus Sulistiono mengakui adanya jalan rusak masih banyak belum tertangani. Ia menambahkan tahun ini memang seperti itu kondisi anggaran pemerintah. Keterbatasan masih menjadi alasan sehingga belum bisa optimal.
“Jumlah 9 ditambah 17 kilometer sehingga tahun ini masih 26 kilometer yang diperbaiki,” terang Agus Sulistiono setelah sebelumnya mendapatkan arahan dari Bupati yang menemui pendemo.
Agus mengatakan, data di dinas, untuk pemeliharaan berkala jalan sebanyak 17,6 kilometer. Sementara, jalan yang rusak berat sepanjang 300 kilometer. Jumlah itu dari total ruas 1.700an kilometer dari seluruh jalan di Tulungagung.
“Kita masih banyak PR. Jadi Kita sudah berusaha mengoptimalkan anggaran yang ada ini untuk kegiatan pembangunan di Tulungagung jadi banyak. Ruas (jalan) saja kita 1.775 kilometer panjangnya dan 1024 ruas jalan,” paparnya.
Dalam kesempatan itu pula, Agus juga menekankan, ratusan kilometer jalan rusak tersebut tidak mungkin terselesaikan dalam satu tahun pengerjaan anggaran. Sehingga harus diselesaikan satu demi satu dari tahun ke tahun.
“Jadi kalau disuruh semuanya untuk menyelesaikan itu mustahil kita jadi kita memang apa yang disampaikan Pak Bupati dilakukan bertahap,” imbuhnya.
Penyelesaian bertahap tersebut, kata Agus juga berkaitan dengan adanya efisiensi anggaran, sehingga banyak yang terpangkas, salah satunya untuk perbaikan jalan.
“Jadi nanti penganggaran yang akan dilakukan 2025 ini akan kita selesaikan. Lalu, kita bikin penganggaran 2026 sesuai nanti prioritas jalan-jalan yang rusak parah akan kita tangani,” pungkasnya. (red)







