TULUNGAGUNG – Upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus digencarkan di lingkungan pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi P4GN bagi pelajar tingkat SLTA di wilayah Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari BNN Kabupaten Tulungagung dan diikuti oleh para siswa-siswi dari MAN 3 Tulungagung, SMAN Rejotangan,SMKN Rejotangan serta beberapa sekolah SLTA diwilayah kecamatan rejotangan. Acara ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai bahaya narkotika sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan aman.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai berbagai dampak penyalahgunaan narkotika, baik terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, maupun masa depan. Pihak BNN Kabupaten Tulungagung bersama jajaran terkait juga memberikan pembekalan mengenai pentingnya keberanian menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.
Camat Rejotangan, Didi Jarot Widodo Nursamsu, A.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa persoalan narkotika merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, sekolah, orang tua, BNN, serta para pelajar. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, mari bersama-sama menjaga mereka agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Pencegahan harus dilakukan sejak dini, dimulai dari keluarga, lingkungan sekolah, hingga masyarakat,” ujar Camat Rejotangan.

Didi juga mengajak para siswa MAN 3, SMA Rejotangan, dan SMK Rejotangan untuk lebih selektif dalam memilih pergaulan serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Ia menegaskan keberhasilan program P4GN membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.
“Jangan pernah mencoba narkoba, karena sekali mencoba dapat membawa dampak yang sangat besar bagi masa depan. Isi waktu dengan kegiatan positif, belajar dengan sungguh-sungguh, dan raih cita-cita,” pesannya kepada para pelajar.
Melalui sinergi antara BNN Kabupaten Tulungagung, Pemerintah Kecamatan, dan pihak sekolah, para siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan informasi bahaya narkotika kepada teman sebaya. Kegiatan berkelanjutan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Rejotangan yang sehat, berprestasi, dan terbebas dari narkoba.
(TajamPena.id)







