Guyon lho yooo…
“CARA CERDAS DINAS PENDIDIKAN MENYEMBUNYIKAN PROGRAM BAGUS”
Banyak cara menuju Roma. Mungkin ini pepatah yang dipegang teguh oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, untuk mencapai tujuan, sesuai tugas pokok dan fungsinya. Salah satunya adalah bagaimana cara menyembunyikan paket-paket yang bahaya biar tidak konangan..
Membuka dokumen DPA, sebagai dasar kita untuk menganalisis, biar tidak dikira hoax. Kita konsentrasi pada tahun 2024 saja, yang tahun sekarang kan tahun anggaran belum selesai, jadi kita urus yang telah lalu. Contoh kecil ajaa.. Pembangunan TK Geger dengan anggaran 572 juta (tidak termasuk anggaran konsultan perencana & pengawas) disembunyikan pada program pembangunan utilitas sekolah, bukan di program pembangunan kelas/sekolah baru.. atau dimunculkan di hibah pokirnya dewan. Mungkin saja jika muncul di kolom hibah uang, akan konangan teman-teman media atau LSM, bisa bahaya reek…makanya dengan anggaran 572 juta hasilnya tidak seperti sekolah umumnya (baca:kandang sapi,red).. 🤣🤣
Bagaimana cara mereka menyembunyikan pokir dewan meski untuk pembangunan fisik sekolah ?? tentu saja tidak ada pada program rehabilitasi / pembangunan ruang kelas baru, tapi masuknya pada pembinaan kelembagaan sekolah.. lhoo cerdik yo cara menyembunyikan.. 😁😁. sekali lagi, kita berdasarkan DPA yang sudah diketok palu pengusulnya, siapa lagi kalau bukan yang mulia dewan yang terhormat.
Kalau memang uang dengan hasil tidak sepadan, bagaimana dengan Inspektorat ?? yaaaah .. apa yg bisa kita harapkan ?? Meski tahu pun, mereka pasti pura-pura alias ethok-ethok gak tahu.. yaaah mungkin aja dengan pura-pura gak tahu mereka ikut kecipratan rejeki.. Tahu sama tahu laaaah.. (misal saja, kan boleh beropini)😅
Iki mung guyoon, hanya baca DPA dinas-dinas terkait aja.. kalau ada yang merasa tersindir, kita ketemuan yukz…hehehe..(red)







