Harmoni Beringin: Saat “Anggungan” Perkutut Meluluhkan Sekat Politik di Tulungagung

Jairi Irawan, Ketua DPD Golkar Tulungagung

Harmoni Beringin: Saat “Anggungan” Perkutut Meluluhkan Sekat Politik di Tulungagung

TULUNGAGUNG-tajampena.id. – Halaman Kantor DPD Partai Golkar Tulungagung mendadak berubah menjadi panggung simfoni alam. Ribuan pasang telinga dimanjakan oleh suara merdu perkutut lokal dalam gelaran bertajuk Lomba dan Pameran Perkutut Lokal, sebuah inisiatif yang mengubah wajah kantor partai menjadi ruang publik yang hangat.
Bukan sekadar ajang adu kicau, acara ini menjelma menjadi magnet bagi ratusan pecinta perkutut lokal lintas wilayah. Di bawah langit Tulungagung yang cerah, deretan sangkar artistik yang digantung rapi bukan sekadar memamerkan kualitas burung jawara, melainkan juga memamerkan kekayaan tradisi yang masih berdenyut kencang di tengah masyarakat.
Ketua DPD Golkar Tulungagung, Jairi Irawan, tampak berbaur tanpa jarak di tengah kerumunan peserta. Ia menegaskan bahwa langkah ini adalah upaya partai untuk membumi melalui bahasa yang paling jujur, hobi dan budaya.
“Kami ingin menjadikan Golkar sebagai rumah yang nyaman bagi semua lapisan masyarakat. Perkutut lokal adalah simbol ketenangan, filosofi Jawa, dan kearifan lokal. Dengan memfasilitasi hobi ini, kami merawat tradisi sekaligus mendengar aspirasi warga tanpa sekat “ujar Jairi dengan nada optimis.

Penyerahan hadiah oleh Jairi Irawan

Antusiasme peserta kian terpacu dengan apresiasi yang disiapkan panitia. Tak tanggung-tanggung, selain puluhan doorprize, dua ekor kambing disiapkan sebagai hadiah utama, sebuah simbol penghargaan yang sangat relevan dengan denyut kehidupan masyarakat agraris.
Namun, dampak acara ini melampaui sekadar piala dan hadiah. Ekonomi kreatif turut terkerek para pengrajin sangkar, penjual pakan, hingga peternak kecil sibuk melayani pembeli.
Melalui harmoni suara perkutut, Golkar Tulungagung mencoba menawarkan wajah politik yang berbeda, tidak kaku, tidak melulu soal kekuasaan, namun peduli pada hal-hal yang dekat dengan hati rakyat.
Harapannya, hubungan antara partai berlambang pohon beringin ini dengan konstituennya tetap selaras dan teduh, seirama dengan alunan suara perkutut yang dipercaya membawa ketenangan dan keberuntungan bagi siapa pun yang mendengarnya.(ndra/red)

Baca Juga:  GUYONAN ANGGARAN BOP PAUD